Pengertian Bunyi Audiosonik, Infrasonik dan Ultrasonik serta Manfaat Bunyi Ultrasonik

Bunyi adalah getaran. Coba pegang tenggorokanmu dan bersuara. Apa yang kamu rasakan? Bunyi dihasilkan oleh benda-benda yang bergetar. Misalnya, kecipak air kolam, desah angin di pepohonan, dan suara anjing menggonggong.

Jadi, bunyi adalah getaran. Akan tetapi, tidak semua getaran dapat menghasilkan bunyi. Ada beberapa benda yang bergetar, namun bunyinya tidak dapat didengar. Jika jumlah getaran suatu benda tiap satuan waktu tidak memenuhi bilangan tertentu maka bunyi yang dihasilkan tidak dapat didengar.

Setiap makhluk hidup mempunyai ambang pendengaran yang berbeda-beda. Pendengaran manusia dan hewan tentu akan berbeda. Ada bunyi yang dapat didengar manusia, tetapi tidak oleh hewan dan sebaliknya. Berdasarkan frekuensinya, bunyi dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok, yaitu ultrasonik, audiosonik, dan infrasonik.

Bunyi yang mempunyai frekuensi di atas 20.000 Hz disebut ultrasonik. Bunyi ini hanya dapat didengar oleh lumba-lumba dan kelelawar. Kelelawar menggunakan frekuensi ini sebagai navigasi ketika terbang di kegelapan. Kelelawar dapat menemukan jalan atau mangsanya dengan cara mengeluarkan bunyi ultrasonik. Bunyi ini akan dipantulkan oleh benda-benda di sekelilingnya, kemudian pantulan bunyi ini dapat ditangkap kembali sehingga kelelawar dapat mengetahui jarak dirinya dengan benda-benda di sekitarnya. Bunyi ultrasonik dapat dimanfaatkan manusia untuk mengukur kedalaman laut, pemeriksaan USG (ultrasonografi).

Bunyi yang mempunyai frekuensi antara 20 Hz – 20.000 Hz disebut audiosonik. Selang frekuensi bunyi ini dapat didengar manusia. Akan tetapi, kepekaan pendengaran manusia semakin tua semakin menurun, sehingga pada usia lanjut tidak semua bunyi yang berada di rentang frekuensi ini dapat didengarBunyi yang mempunyai frekuensi di bawah 20 Hz disebut infrasonik. Bunyi ini dapat didengar oleh binatang-binatang tertentu, seperti anjing, laba-laba, dan jangkrik.

Laju rambat bunyi di udara pada suhu kamar kurang lebih 340 m/s. Saat ini banyak pesawat terbang, terutama untuk jenis pesawat tempur yang dapat terbang dengan laju melebihi laju rambat bunyi di udara.

Pernahkah kamu mendengar pesawat supersonik? 

Laju benda yang melebihi laju rambat bunyi disebut supersonik. Satuan supersonik adalah mach (1 mach = 1x laju rambat bunyi).
Pesawat Supersonik

Pada awal abad ke-20, perjalanan dari Eropa ke Amerika memerlukan waktu 7 sampai 10 hari. Tahukah kamu, berapa lama waktu yang diperlukan untuk perjalanan tersebut pada akhir abad ke-20? Wah… hanya 4 jam jika menggunakan pesawat supersonik Concorde.
Concorde, pesawat penumpang supersonik satusatunya di dunia yang mampu terbang dengan kecepatan dua kali kecepatan suara pada ketinggian 60.000 kaki (18 kaki).
Telinga manusia juga membutuhkan bunyi dengan kekuatan atau tingkat intensitas yang tepat agar enak didengar. Satuan tingkat intensitas bunyi adalah desibel (dB). Bunyi terpelan yang masih dapat didengar telinga manusia normal memiliki intensitas sekitar 1 dB.
Bunyi yang intensitasnya 120 dB atau lebih bisa sangat menyakitkan telinga, bahkan dapat merusak telinga. Banyak hewan yang dapat mendengar bunyi dengan frekuensi infrasonik atau ultrasonik.
Pengertian Bunyi Audiosonik, Infrasonik dan Ultrasonik serta Manfaat Bunyi Ultrasonik dalam Kehidupan Sehari-hari
Skema: Pembagian Bunyi

Jangkrik dan anjing dapat mendengar infrasonik. Ngengat, ikan paus, dan burung hantu dapat menangkap ultrasonik. Kelelawar dianggap memiliki radar alam karena mampu menghasilkan sensor ultrasonik yang dipancarkan ke semua arah dan mampu juga menangkap pantulannya.
Oleh karena itu, kelelawar dapat terhindar dari tumbukan dengan benda lain, walaupun terbang di malam hari yang sangat gelap. Lumba-lumba dapat berkomunikasi dengan lawan jenisnya dari jarak jauh dengan menggunakan gelombang ultrasonik.

Manfaat Bunyi Ultrasonik

Dalam kehidupan sehari-hari, ultrasonik dimanfaatkan dalam berbagai bidang, yaitu
  1. bidang kedokteran, dimanfaatkan untuk diagnosa dan pengobatan, untuk menghancurkan tumor atau batu ginjal, dan untuk mempelajari bagian-bagian tubuh yang tidak boleh terkena sinar X, misalnya janin dalam kandungan;
  2. untuk membunuh bakteri dalam makanan yang akan diawetkan;
  3. untuk membuat campuran logam agar rata;
  4. alat kontrol jarak jauh (remote control).

0 Response to "Pengertian Bunyi Audiosonik, Infrasonik dan Ultrasonik serta Manfaat Bunyi Ultrasonik"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel