Pengertian,Faktor Penyebab, Ciri - Ciri Hakikat Perubahan Sosial Budaya

Hakikat Perubahan Sosial Budaya dan Pengertiannya Menurut Para Ahli
Perubahan dirasakan oleh hampir semua manusia dalam masyarakat. Perubahan dalam masyarakat tersebut wajar, mengingat manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas. Kalian akan dapat melihat perubahan itu setelah membandingkan keadaan pada beberapa waktu lalu dengan keadaan sekarang. Perubahan itu dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan, seperti peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, serta religi/keyakinan.


Perubahan itu dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan

seperti peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, serta religi/keyakinan.
  • Peralatan dan perlengkapan hidup mencakup pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat produksi, dan transportasi. Sebagai contoh, pada zaman nenek moyang kita memasak makanan dengan cara membakarnya, sekarang di zaman modern memasak makanan menggunakan alat modern seperti oven atau membeli makanan yang diawetkan.
  • Mata pencaharian dan sistem ekonomi meliputi pertanian, peternakan, dan sistem produksi. Sebagai contoh, kaum laki-laki bekerja dengan cara berburuatau pekerjaan lainnya, sedangkan kaum perempuan tinggal di rumah mengurus rumah tangga dan mengasuh anak. Sekarang kaum perempuan dapat juga bekerja dan mata pencaharian untuk kaum laki-laki tidak hanya berburu saja tetapi sudah beragam jenisnya.
  • Sistem kemasyarakatan mencakup sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, dan sistem perkawinan. Sebagai contohnya, pada masa kehidupan belum begitu kompleks orang-orang yang ada ikatan darah atau keluarga selalu hidup bersama dalam satu rumah. Saat ini ikatan masyarakat tidak hanya berdasarkan hubungan kekerabatan, tetapi juga karena profesi, dan hobi yang sama seperti ikatan motor gede (MOGE), orari (radio amatir).
  • Bahasa dahulu disampaikan secara lisan. Sekarang bahasa dapat disampaikan melalui beragam media, seperti tulisan, sandi, dan sebagainya.
  • Kesenian mencakup seni rupa, seni suara, dan seni tari. Sebagai contoh, orang Jawa menganggap bahwa sebuah rumah yang indah jika bernuansa gelap, sekarang masyarakat Jawa banyak menyukai rumah yang bernuansa terang ataupun pastel.
  • Sistem pengetahuan berkaitan dengan teknologi. Dahulu kala sistem pengetahuan hanya berpedoman pada alam atau peristiwa alam. Sekarang ini sistem pengetahuan terus berkembang seiring berkembangnya teknologi.
  • Religi atau sistem kepercayaan dahulu kala berwujud sistem keyakinan dan gagasan tentang dewa, roh halus, dan sebagainya. Oleh karena itu, segala kegiatan manusia dikaitkan dengan kepercayaan berdasarkan getaran jiwa. Namun, sekarang aktivitas manusia banyak yang dikaitkan dengan akal dan logika.
Perubahan di berbagai bidang sering disebut sebagai perubahan sosial dan perubahan budaya karena proses berlangsungnya dapat terjadi secara bersamaan. Meskipun demikian perubahan sosial dan budaya sebenarnya terdapat perbedaan.
Ada yang berpendapat bahwa perubahan sosial dapat diartikan sebagai sebuah transformasi budaya dan institusi sosial yang merupakan hasil dari proses yang berlangsung terus-menerus dan memberikan kesan positif atau negatif.
Perubahan sosial juga diartikan sebagai perubahan fungsi kebudayaan dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan lain.


 Berikut ini pengertian perubahan sosial budaya dari beberapatokoh.

1. Max Weber berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan situasi dalam masyarakats sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur (dalam buku Sociological Writings).

2. W. Kornblum berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama (dalam buku Sociology in Changing World).


Ciri-ciri perubahan sosial

Selanjutnya seperti apa sih ciri-ciri perubahan sosial itu? Pada artikel ini kita bahas ya 5 ciri-ciri perubahan sosial budaya
.
1. Berkelanjutan
Perubahan sosial sifatnya berkelanjutan dan ini merupakan ciri-ciri yang paling utama. Maksudnya, masyarakat di manapun akan mengalami perubahan, bisa secara cepat bisa juga secara lambat. Perubahan sosial sudah pasti terjadi pada masyarakat dan akan terus berkembang. Hal ini adalah konsekuensi dasar karena manusia merupakan mahkluk sosial.

2. Imitatif
Perubahan sosial juga bersifat imitatif, apa maksudnya? Misalnya perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, nah hal tersebut akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya. Kok bisa? Ya, hal itu terjadi karena masing-masing kelompok akan saling mempengaruhi, mereka tidak dapat mengisolir diri dari perubahan-perubahan yang ada.

3. Disorganisasi Sementara
Disorganisasi adalah sebuah keadaan yang kacau, hal ini merupakan akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi. Perubahan sosial yang sifatnya cepat, biasanya akan menimbulkan disorganisasi yang bersifat sementara. Contoh disorganisasi sementara pada perubahan sosial itu seperti disorganisasi politik pasca reformasi yang dialami oleh Indonesia pada tahun 1998.

4. Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)
Perubahan sosial tidak terbatas pada bidang material atau immaterial saja. Akan tetapi, perubahan sosial itu dapat terjadi pada keduanya. Kenapa begitu? Karena antara aspek material dan immaterial memiliki satu hubungan kausalitas (timbal balik)

5. Penggolongan Watak (Tipologis)
Secara tipologis perubahan sosial dapat dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.



Faktor Penyebab Perubahan Sosial

 faktor apa saja yang membuat terjadinya perubahan sosial, dengan kata lain, apa yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk membuat perubahan sosial. Secara garis besar, faktor penyebab perubahan sosial budaya ada dua yaitu dalam dan luar, atau faktor internal dan faktor eksternal.
Menurut Soerjono Soekamto, terdapat beberapa sumber atau faktor dalam (internal) yang menjadi penyebab perubahan sosial budaya dalam masyarakat yaitu:




  1. Bertambah dan berkurangnya penduduk
  2. Penemuan penemuan baru
  3. Pertentangan atau konflik dalam masyarakat.
  4. Pemberontakan atau revolusi dalam masyarakat tersebut

1. Bertambah dan berkurangnya penduduk

Kenapa terjadi perubahan akibat ini? Hal ini wajar, bila dipandang dari segi kebutuhan terhadap barang dan jasa, pertambahan anggota dalam masyarakat akan mengakibatkan kebutuhan barang dan jasa pun meningkat, oleh karena itu untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian, produksi ditambah. Contohnya saja, wilayah pertanian dan hutan yang dulunya merambah ke segala pelosok Indonesia, akan tetapi karena adanya keinginan untuk pemenuhan kebutuhan barang dan jasa masyarakat, lahan pertanian di ganti menjadi lahan industri dan tempat tinggal, intensifikasi pertanian dilakukan untuk mewadahi pengurangan lahan yang ada. Dikarenakan banyaknya lahan industri yang terbuka, para petani banyak yang beralih pekerjaan dari petani ke wilayah industri. Hal ini mengakibatkan terjadinya kepadatan penduduk di perkotaan.

2. Penemuan Penemuan baru

Kenapa terjadi perubahan sosial akibat penemuan penemuan baru dalam masyarakat? Ini dikarenakan apabila terjadi hal demikian akan mengakibatkan munculnya kesadaran individu ataupun kelompok dalam masyarakat akan adanya “kelemahan” dalam kebudayaan mereka. Selain itu, kualitas dari para ahli semakin meningkat dengan ditemukannya banyak teknologi sehingga peradapan manusia akan bergerak lebih cepat dan lebih maju dan batas batas kebudayaan masyarakat satu dan lainnya makin kabur dikarenakan hal ini juga mendukung terjadinya asimilasi.

3. Konflik atau pertentangan dalam masyarakat

Ini sesuai dengan teori sosial yang dijelaskan dalam teori perubahan sosial Karl Max tentang teori konflik. Konflik sosial contohnya perubahan dari orde lama ke orde baru. Kalian masih ingat konflik yang terjadi saat itu. Terjadi pergolakan dimana mana, tentang PKI dan sebagainya. Sehingga masyarakat yang mulai bosan akan hal tersebut bergerak dan begitupun dengan pemerintah memanfaatkan.

4. Terjadinya pemberontakan atau Revolusi

Sepertinya tidak perlu dijelaskan yah. Tentu saja setiap revolusi di negara manapun tentu akan mengakibatkan terjadinya perubahan sosial.
Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya
Oke, tadi itukan faktor internal, sekarang kita ke faktor luar penyebab terjadinya perubahan sosial budaya dalam masyarakat.
  1. Keadaan dan kondisi Lingkungan alam fisik masyarakat
  2. Peperangan
  3. Pengaruh kebudayaan masyarakat luar

5. Keadaan dan kondisi lingkungan alam fisik masyarakat

Tentu saja akan mengakibatkan perubahan sosial. Kalian tahu tidak kisah dan sejarah tentang Kapal Nabi Nuh “Noah’s Ark”. Seluruh warga disana selain yang terpilih di tenggelamkan dengan air setinggi gunung. Ini kuasa Tuhan untuk merubah kehidupan sosial yang ada di sana. Dengan terjadinya kematian banyak orang dan orang yang menganut kebudayaan yang akan diubah tersebut (dalam kasus ini kebudayaan yang sesat) , maka kebudayaan yang baru akan dengan mudah masuk. Contoh lain, tsunami di Aceh. Dengan adanya bencana ini, terjadi perubahan sosial rakyat Aceh (NAD). Munculnya anak asuh, kehidupan yang biasanya di rumah sendiri, sekarang di penampungan dan lainnya.

6. Peperangan

Peperangan seperti perang yang terjadi di Timur tengah seperti Irah, Suriah dan lainnya tentu saja mengakibatkan terjadinya perubahan sosial bagi warga sekitar peperangan.

7. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain

Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, seperti TV, jejaring sosial, dan banyak lagi, serta turis dan banyaknya pendatang dari luar, semakin memudahkan masuknya kebudayaan masyarakat lain. Hal ini akan secara langsung mengakibatkan terjadinya perubahan sosial dari dalam yaitu penemuan penemuan baru.


Penelusuran yang terkait dengan Hakikat Perubahan Sosial Budaya

  • hakikat perubahan sosial sosiologi
  • menyimpulkan hakikat perubahan sosial
  • mengidentifikasi hakekat perubahan sosial budaya
  • hakikat perubahan kehidupan sosial budaya
  • sifat hakikat perubahan sosial
  • penyebab perubahan sosial budaya
  • perbedaan dan hubungan perubahan sosial dan budaya
  • bentuk-bentuk perubahan sosial budaya

0 Response to "Pengertian,Faktor Penyebab, Ciri - Ciri Hakikat Perubahan Sosial Budaya "

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel