Materi Sosiologi : Perubahan Sosial dan Dampaknya
Sunday, 14 October 2018
Add Comment
kampungilmu.web.id - Perubahan Sosial, Teori, Bentuk, Dampak, & Faktor Penyebabnya|Secara Umum, Pengertian Perubahan Sosial adalah
perubahan yang terjadi pada masyarakat mengenai nilai-nilai sosia,
norma, dan berbagai pola dalam kehidupan manusia. Hakikatnya, setiap
masyarakat diseluruh dunia akan mengalami perubahan-perubahan yang
diketahui jika membandingkan suatu masyarakat di masa tertentu dengan
masyarkat di masa lampau. Sehingga dapat
dikatakan bahwa masyarakat pada dasarnya terus menerus mengalami
perubahan. Akan tetapi masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain
tidak selalu sama karena terdapat suatu masyarakat dengan perubahan yang
lebih cepat dibandingkan dengan masyarakat lainnya.
- Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli
Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli – Definisi
dan pengertian mengenai perubahan sosial banyak dikemukakan oleh para
ahli. Pengertian perubahan sosial menurut para ahli adlaah sebagai
berikut..
- Gllin: Pengertian perubahan sosial menurut Gillin adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima karena adanya perubhan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun dengan difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.
- Mac Iver: Menurut Mac Iver, pengertian perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam hubungan sosial (social relation) atau perubahan terhadap keseimbangan (ekuilibrium) hubungan sosial.
- Emile Durkheim: Pengertian perubahan sosial menurut Emile Durkheim bahwa perubahan sosial dapat terjadi sebagai hasil faktor-faktor ekologis dan demografis, yang mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik, ke dalam kondisi masyaakat modern yang diikat oleh solidaritas organistik.
- William F. Ogburn: Pengertian perubahan sosial menurut William F. Ogburn bahwa arti perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan baik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.
- Raja: Menurut Raja, pengertian perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga kemasyarakat di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi suatu sistem sosial.
- Kingsley Davis: Pengertian perubahan sosial menurut Kingsley Darvis adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.
- Selo Soemardjan: Pengertian perubahan sosial meurut Selo Soemardjan adalah segala perubahan pada berbagai lembaga masyarakat dalam suatu lingkungan masyarakat yang memengaruhi sistem sosial, termasuk di dalamnya nilai sosial, sikap, pola perilaku antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
- Samuel Koenig: Pengertian perubahan sosial menurut Samuel Koenig adalah modifikasi dari pola kehidupan masyarakat.
- Karl Marx: Pengertian perubahan sosial menurut Karl Marx adalah perubahan-perubahan yang terjadi karena perkemangan teknologi atua kekuatan produktif dan hubungan antara kelas-kelas sosial yang berubah.
Baca Juga :
Penyimpangan Sosial Masyarakat ( Ringkasan )
- Ciri-Ciri Perubahan Sosial
Tidak semua gejala-gejala sosial
mengakibatkan perubahan dapat dikatakan dengan perubahan sosial, namun
gejala yang mengakibatkan perubahan sosial memiliki
ciri-ciri/karakteristik tertentu. Ciri-ciri perubahan sosial adalah
sebagai berikut…
- Setiap masyarakat tidak akan berhenti berkembang karena mengalami perubahan baik dengan lambat maupun dengan cepat.
- Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti oleh perubahan pada lembaga-lembaga sosial lainnya
- Perubahan sosial yang cepat, mengakibatkan disorganisasi yang sifatnya sementara sebagai proses penyesuaian diri.
- Tidak dibatasi oleh bidang kebendaan atau bidang spritual karena kedua hal tersebut saling berinteraksi dengan kuat.
- Teori-Teori Perubahan Sosial
Teori-Teori Perubahan Sosial – Perubahan
dapat terjadi karena terdapat modifikasi terhadap beberapa pola
kehidupan dari berbafgai kondisi. Kondisi penyebab terjadi perubahan
sosial dapat diketahui dengan teori-teori terjadi perubahan sosial.
Teori-teori perubahan sosial adalah sebagai berikut…
- Teori Evolusi (Evolutionary Theory),
Teori evolusi menjelaskan perubahan
sosial memiliki arah tetap dan dialami setiap masyarakat. Arah tetap
yang dimaksud adalah perubahan sosial akan terjadi bertahap, mulai dari
awal hingga akhir. Saat telah tercapainya perubahan terakhir maka tidak
terjadi perubahan lagi.
Teori Evolusi pada dasarnya berpijak dari
teori Evolusi Darwin dan dipengaruhi dari pemikiran Herbert Spencer.
Sedangkan dalam teori evolusi dalam perubahan sosial terdapat dua tokoh
yang paling berpengaruh yaitu Emile Drkheim, dan Ferdinand Tonnies.
Menurut Emile Durkheim, adanya perubahan
karena suatu evolusi mempengaruhi perorganisasian masyarakat, terutama
dalam menjalin hubungan kerja. Sedangkan menurut Ferdinan Tonnies, bahwa
masyarakat berubah dari yang sebelum masyarakat sederhana yang
mempunyai hubunga erat dan komperatif menjadi masyarakat besar yang
menjalin hubungan secara terspesialisasi dan impersonal.
Kelemahan teori ini , tidak bisa menjelaskan pertanyaan “Mengapa Masyarakat Berubah” ?. , dimana teori ini hanya menjelaskan perubahan yang terjadi.
- Teori Konflik (Conflict Theory)
Teori Konflik menjelaskan bahwa perubahan
sosial dapat berbentuk konflik. Konflik berasal dari pertentangan kelas
antara kelompok penguasa dengan kelompok yang masyarakat tertindas
sehingga melahirkan perubahan sosial yang mengubah sistem sosial
tersebut.
Dalam Teori Konflik, tokoh yang berpengaruh adalah Karl Marx dan Ralf
Dahrendort. Menurut Karl Marx, konflik sosial merupakan sumber yang
paling penting dan paling berpengaruh terhadap semua perubahan sosial
terjadi. Menurut Ralf Dahrendorf, setiap perubahan sosial merupakan
hasil konflik dalam kelas masyarakat.
- Teori Fungsionalis
Dalam Teori Fungsionalis menjelaskan perubahan sosial merupakan suatu yang konstan dan tidak memerlukan penjelasan. Oleh karena itu perubahan sosial bisa saja mengacaukan suatu keseimbangan dalam masyarakat. jadi teori fungsional hanya menerima perubahan yang menguntungkan/bermanfaat untuk masyarakat, sedangkan bagi perubahan yang tidak bermanfaat tidak akan digunakan atau dibuang.
Dalam Teori Fungsionals, tokoh yang berpengaruh adalah William
Ogburn. Menurutnya, biarpun unsur-unsur masyarakat saling berkaitan satu
sama lain, namun kecepatan dalam perubahan setiap unsur tidaklah sama.
Ada unsur yang berubah dengna cepat, ada juga yang perubahannya lambat.
- Teori Siklis/Siklus
Dalam teori siklus, perubahan sosial
terjadi secara betahap dengan perubahan yang tidak akan berhenti walau
pada tahapan terakhir yang sempurna, tetapi perubahan tersebut akan
kembali keawal untuk peralihan ke tahap selanjutnya. Sehingga tergambar
sebuah siklus.
Dalam teori siklus, tokoh yang berpengaruh adalah Oswald Spenger dan
Arnold Toynbee. Menurut pendapat Oswald bahwa setiap masyarakat
berkembang dengan 4 tahap, contohnya adalah pertumbuhan manusia dari
masa kanak-kanak, masa remaja, masa dewasa ke masa tua. Sedangkan
menurut pendapat Arnold Toynbee, perubahan sosial baik itu kemajuan
ataupun kemunduran dapat dijelaskan dalam konsep-konsep kemasyarakatan
yang berhubungan satu dengan yang lainnya, yaitu tantangan dan
tanggapan.
- Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial – Terdapat berbagai bentuk-bentuk perubahan sosial antaralain sebagai berikut..
1. Bentuk Perubahan Sosial yang terjadi Secara Lambat dan Perubahan Sosial Secara Cepat
1. Bentuk Perubahan Sosial yang terjadi Secara Lambat dan Perubahan Sosial Secara Cepat
- Perubahan sosial secara lambat/perubahan evolusi adalah memerlukan waktu yang lama tanpa dengan perencanaan. dam bergantung kepada orang-orang yang berkuasa di masa tertentu.
- Perubahan sosial cepat/perubahan revolusi, adalah memerlukan waktu yang cepat yang mengubah dasar-dasar kehidupan masyarakat dalam waktu singkat.
- Bentuk Perubahan Sosial yang Besar dan Perubahan Sosial Kecil
- Bentuk perubahan sosial berpengaruh besar adalah perubahan dengan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Contohnya perubahan sistem pemerintahan.
- Bentuk perubahan sosial berpengaruh kecil adalah perubahan yang tidak berarti penting bagi struktur sosial dalam memengaruh kehidupan masyarakat. Contohnya perubahan model pakaian yang tidak melanggar nilai dan norma.
Baca Juga:
Pengertian, Macam, Bentuk dan Sifat Perilaku Menyimpang ( Artikel Lengkap )
- Bentuk Perubahan Sosial yang Direncanakan dan Perubahan Sosial yang tidak direncanakan
- Bentuk perubahan sosial yang direncakanan adalah perubahan sosial yang melakukan persiapan yang matang dan perencanaan. Contoh perubahan sosial yang direncanakan adalah program keluarga berencana (KB)
- Bentuk perubahan sosial yang tidak direncanakan adalah perubahan sosial yang tidak memerlukan persiapan dan perencanaan. Contoh perubahan sosial yang tidak direncanakan adalah keluarga tiba-tia terpaksa pindah ke lingkungan baru.
- Bentuk Perubahan Sosial yang Dikehendaki dan Perubahan Sosial yang tidak Dikehendaki
- Bentuk perubahan sosial yang dikehendaki adalah perubahan sosial yang disetujui oleh masyarakat tersebut. Contoh perubahan sosial yang dikehendaki adalah perencanaan aturan yang disetujui dalam rapat.
- Bentuk perubahan sosial yang tidak dikehendaki adalah kebalikan dari perubahan yang dikehendaki.
- Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Sosial
Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sosial – Secara umum, terdapat dua faktor yang mempengaruhi dalam terjadinya perubahan sosial antara lain sebagai berikut..
1. Faktor Internal, adalah faktor yang berasal dari dalam lingkungan masyarakat tersebut. Macam-macam faktor internal dalam perubahan sosial adlaah sebagai berukut..
1. Faktor Internal, adalah faktor yang berasal dari dalam lingkungan masyarakat tersebut. Macam-macam faktor internal dalam perubahan sosial adlaah sebagai berukut..
- Pertumbuhan penduduk
- Penemuan baru
- Invensi (kombiansi baru terhadap suatu pengetahuan yang telah ada)
- Sistem ideologi (keyakinan mengenai nilai-nilai tertentu)
- Faktor Eksternal, adalah faktor yang berasal lingkungan luar masyarakat tersebut.
- Lingkungan fisik (contohnya musibah atau bencana alam)
- Peperangan
- Pengaruh kebudayaan lain
- Dampak Perubahan Sosial
Dampak Perubahan Sosial – Perubahan
sosial dalam masyarakat memiliki dampak/akibat baik itu dampak positif
maupun dampak negatif dalam kehidpan masyarakat antara lain sebagai
berikut..
1. Dampak Positif Perubahan Sosial
Dampak positif dalam perubahan sosial menunjukkan bahwa memberikan pengaruh dalam kemajuan kehidupan masyarakat. Macam-macam dampak positif perubahan sosial adalah sebagai berikut..
a. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,
Dampak positif dalam perubahan sosial menunjukkan bahwa memberikan pengaruh dalam kemajuan kehidupan masyarakat. Macam-macam dampak positif perubahan sosial adalah sebagai berikut..
a. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,
Perkembangan iptek dapat mengubah
nilai-nilai lama menjadi nilai-nilai baru untuk mendorong berbagai
inovasi dalam kemudahan kehidupan masyarakat menuju perubahan sosial ke
arah modernisasi.
b. Tercipta Lapangan Kerja Baru,
b. Tercipta Lapangan Kerja Baru,
Mendorong industrialisasi dan
perkembangan perusahaan mutinasional yang berkembang secara global dan
pembukaan udstri kecil, tentu saja memberikan banyak lapangan kerja
sehingga dapat menyerap tenaga kerja secara maksimal.
c. Tercipta Tenaga Kerja Profesional,
c. Tercipta Tenaga Kerja Profesional,
Untuk mendukung persaingan industri maka diperlukan tenaga kerja yang terampil, cakap, ahli dan profesional
d. Nilai dan Norma Baru terbentuk
d. Nilai dan Norma Baru terbentuk
Karena perubahan akan terjadi terus
menerus sehingga memerlukan nilai-nilai dan norma dalam menjaga arus
perubahan berdasarkan nilai dan norma tanpa menghalangi terjadi
perubahan sosial.
e. Efektivitas dan Efisiensi Kerja Meningkat
e. Efektivitas dan Efisiensi Kerja Meningkat
Efektivitas dan efisiensi kerja selalu
berkaitan dengan penggunaan alat produksi yang tepat dalam menghasilkan
produk lebih cepat, lebih banyak dan tepat sasaran.
- Dampak Negatif Perubahan Sosial
Dampak negatif dalam perubahan sosial menunjukkan kerugian yang dialami oleh masyarakat, baik itu kerugian material maupun non material. Macam-macam dampak negatif dalam perubahan sosial adalah sebagai berikut…
a. Terjadinya Disintegrasi Sosial,
Disintegrasi terjadi karena adanya evolusi, kesenjangan sosial, perbedaan kepentingan yang mendorong perpecahan dalam masyarakat.
b. Terjadinya Pergolakan Daerah, pergolakan di daerah dapat terjadi karena akibat dari:
- Perbedaan agama, ras suku bangsa, dan politik
- Tidak memperhatikan tatanan hidup
- Mengabaikan nilai dan norma
- Kesenjangan ekonomi
- Kenakalan Remaja
Muncul akibat pengaruh perubahan sosial nilai-nilai kebebasan budaya barat yang diadopsi tanpa menyesuaikan kondisi kebudayaan sendiri.
d. Terjadi Kerusakan Lingkungan
e. Eksistensi Adat Istiadat Berkurang
Nilai adat istiadat semakin ditinggalkan oleh masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zmana, dan digantikan dengan nilai kebudayaan modern.
e. Eksistensi Adat Istiadat Berkurang
Nilai adat istiadat semakin ditinggalkan oleh masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zmana, dan digantikan dengan nilai kebudayaan modern.
f. Lembaga Sosial tidak Berfungsi Secara Optimal
Menyalah gunakan kedudukan dan wewenang
g. Munculnya Paham Duniawi
Menyalah gunakan kedudukan dan wewenang
g. Munculnya Paham Duniawi
- Konsumenisme, paham/ideologi yang menjadikan seseorang mengonumsi/memakai barang-barang secara berlebihan.
- Sirkulasi, paham yang memisahkan urusan dunia dengan urusan agama.
- Hedonisme, merupakan paham yang menganggap hidup bertujuan untuk
mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan menghindari
perasangka-perasangka yang menyakitkan.
Referensi: Pengertian Perubahan Sosial, Teori, Bentuk, Dampak, & Faktor Penyebabnya
Soewinto, dkk. Sosiologi Kelas X Semester Ganjil. Solo : Trijaya Utama.
Ng. Philipus dan Nurul Aini, 2004. Sosiologi dan Politik. Penerbit PT Raja Grafindo Persada
Nurmayanti Hasanah, Neni. 2008. Persiapan UN Sosiologi SMA/MA. Bandung : Grafindo Media Pratama.
Bagja, waluya. 2007. Sosiologi menyelami fenomena sosial di masyarakat untuk Kelas XII. Bandung : PT Setia Purna Inves.
Umasih, dkk. 2007. Geografi dan Sosiologi. Jakarta : Ganesa Exact.
Soerjono Soekanto, 2003. Judul Buku : Sosiologi Suatu Pengantar. Penerbit PT Raja Grafindo Persada : Jakarta.
Saraswati, Mila; Wadaningsih, Ida. 2008. Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Kelas IX. Bandung : Grafindo Media Pratama.
Abdulsyani, 1992, Sosiologi Skematika Teori dan Terapan, Jakarta, Bumi Aksara. Hlm. 10-36
Soemardjan Selo dan Soeleman Soemardi, 1974, Setangkai Bunga Sosiologi, Jakarta, Lembaga Penerbitan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Hlm. 23
0 Response to "Materi Sosiologi : Perubahan Sosial dan Dampaknya"
Post a Comment