Pengertian Pendapatan per kapita dan Penjelasannya

Pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut. Pendapatan per kapita juga merefleksikan PDB per kapita.
Pendapatan per kapita sering digunakan sebagai tolok ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara; semakin besar pendapatan per kapitanya, semakin makmur negara tersebut.

Beberapa level pendapatan per kapita nasional

 

Data Total personal income / pendapatan per kapita total sebuah negara jarang sekali ada, PDB / Gross domestic product lebih sering digunakan. Pendapatan per kapita total suatu negara biasanya lebih rendah dari PDB negara tersebut.
contoh daftar PDB per kapita baik secara Purchasing Power Parity maupun nominal untuk beberapa negara tertinggi maupun terendah untuk tahun 2010
Nominal per kapita
PPP per kapita
1. Luksemburg 80,288
Luksemburg 69,800
2. Norwegia 64,193
Norwegia 42,364
3. Eslandia 52,764
Amerika Serikat 41,399
4. Swiss 50,532
Irlandia 40,610
5. Irlandia 48,604
Eslandia 35,115
6. Denmark 47,984
Denmark 34,740
7. Qatar 43,110
Kanada 34,273
8. Amerika Serikat 42,000
Hong Kong, SAR 33,479
9. Swedia 39,694
Austria 33,432
10. Belanda 38,618
Swiss 32,571
179 Malawi 161
Malawi 596



Untuk pengertian atau definisi dari pengertian pendapatan per kapita ini seperti yang bisa anda lihat di awal artikel ini bahwa mengenai pengertian pendapatan per kapita itu sudah dibahas. Lalu apa rumus dari pendapatan per kapita?
Berikut adalah rumus dari pendapatan per kapita :
Pendapatan per kapita = Pendapatan Nasional Bruto (PNB)
                                       ——————————
                                            Jumlah Penduduk
Mungkin bagi yang online menggunakan atau via HP akan agak bingung dengan rumus diatas karena tidak simetri penempatannya saat di lihat di handphone maka ini lah rumus dari pendapatan per kapita yang telah saya siapkan dalam bentuk gambar :
Pengertian dan Rumus Pendapatan Per Kapita
Nah itulah diatas, rumus dari pendapatan per kapita. Apa sih untungnya belajar tentang pendapatan per kapita ini? Tentu saja banyak, terutama bagi yang memiliki cita cita untuk menjadi ekonom atau ahli keuangan. Siapa tahu kan diantara adik adik sekalian, nanti ada yang menjadi menteri keuangan republik indonesia?
Banyak sekali manfaat dari belajar ekonomi. Karena seperti yang sudah pernah disinggung sebelumnya, manusia tidak bisa lepas dari aktifitas ekonomi maka dari itu belajar tentang ekonomi pasti lah banyak manfaatnya, termasuk belajar mengenai menghitung pendapatan per kapita ini.
Setelah membahas mengenai arti, definisi atau pengertian dari pendapatan per kapita dan kemudian di lanjut belajar mengenai rumus pendapatan per kapita, maka semoga setelah mempelajari semua hal diatas tersebut maka wawasan dan juga ilmu pengetahuan kita akan bertambah. Sehingga kita bisa mengaplikasikan ilmu ilmu ekonomi yang sudah dipelajari di kehidupan sehari hari.

Contoh Perhitungan Pendapatan Perkapita

Setelah kamu mengetahui bahwa ada dua metode yang bisa digunakan untuk menghitung pendapatan per kapita, sekarang kita lihat contohnya bersama, yuk!

Penghitungan Pendapatan Perkapita Nominal

Cara pertama ini bisa dilihat dari Produk Nasional Bruto berdasarkan harga yang sedang berlaku. Contohnya bisa kamu lihat pada penjelasan di bawah ini:
Di sebuah negara, angka Gross National Product (GNP) pada tahun 2019 ini adalah adalah 1.300.567 miliar, dengan Jumlah penduduk di tahun yang sama sebanyak 262.000.000 juta jiwa. Berapakah nilai Pendapatan Perkapita negara tersebut pada tahun 2019 ini?
Dengan menggunakan rumus
Pendapatan Per Kapita (PPK) = GDP harga yang berlaku : Jumlah penduduk
Maka, nilai pendapatan perkapita nominal yang dimiliki oleh negara tersebut pada tahun 2019 adalah
PPK   = 1.300.567 milyar : 262.000.000
= 0.0049639961832061 atau
PPK  = Rp 4.963.996 juta

Penghitungan Pendapatan Perkapita Riil

Di sebuah negara, angka Gross National Product (GNP) pada tahun dasar 2010 ini adalah adalah 400.000 miliar, Sedangkan angka GDP untuk tahun 2019 adalah 1.300.567 miliar dan jumlah penduduknya sebanyak 262.000.000 juta jiwa. Berapakah nilai Pendapatan Perkapita jika dilihat berdasarkan harga konstannya?
Karena yang diminta merupakan pendapatan berdasarkan harga konstan, maka kita bisa menggunakan GDP tahun 2010 yang dijadikan tahun dasar.
Kita bisa mendapatkan pendapatan perkapitanya dengan menggunakan rumus
Pendapatan Per Kapita (PPK) = PNB Harga konstan : Jumlah penduduk
Maka, nilai pendapatan perkapita nominal yang dimiliki oleh negara tersebut berdasarkan tahun dasar 2010 adalah:
PPK  = 400.000 miliar : 262.000.000
= 0.0015267175572519 miliar
PPK = 1.526.717 juta


Sehingga dari perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2019, pendapatan per kapita nominal sebesar 4.963.996 juta dengan pendapatan riil adalah 1.526.717 juta. Dengan kata lain, pendapatan nominalnya, tiga kali lebih besar daripada pendapatan riilnya. Hal ini atau jumlah pendapatan per kapita nominal sekitar tiga kali lebih besar jumlah nya daripada pendapatan per kapita riil.



 Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Pendapatan per kapita

  • pengertian pendapatan per kapita menurut para ahli
  • pendapatan per kapita indonesia
  • contoh pendapatan perkapita
  • manfaat pendapatan perkapita
  • pendapatan perkapita indonesia 2019
  • rumus pendapatan perkapita dan contoh soal
  • pendapatan perkapita dapat diketahui dengan cara
  • pendapatan perkapita suatu negara akan mengalami kenaikan jika

0 Response to "Pengertian Pendapatan per kapita dan Penjelasannya"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel