Mengetahui Samudra-Samudra di Dunia Lengkap

Samudra-Samudra di Dunia. Samudra atau lautan (dari bahasa Sanskerta) adalah laut yang luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar. Ada lima samudra di bumi yaitu: Samudra Antarktika / Lautan Selatan, Samudra Arktik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia, Samudra Pasifik / Lautan Teduh. Samudra meliputi 71% permukaan bumi, dengan area sekitar 361 juta kilometer persegi, isi samudra sekitar 1.370 juta km³, dengan kedalaman rata-rata 3.790 meter. (Perhitungan tersebut tidak termasuk laut yang tak berhubungan dengan samudra, seperti Laut Kaspia). Bagian yang lebih kecil dari samudra adalah laut, selat, teluk.Samudra-samudra tersebut menghubungkan antara benua yang satu dengan benua lainnya.


Macam- macam Samudera yang Ada di Bumi

Bumi memiliki banyak sekali stok air, sehingga kita sebagai manusia tidak perlu merasa khawatir akan kurangnya pasokan air. Samudera memiliki banyak sekali air yang dapat kita manfaatkan dalam kehidupan sehari- hari. Bumi ini mempunyai beberapa jumlah samudera. Samudera yang ada di Bumi ini setidaknya ada lima macam. Kelima samudera ini antra lain adalah Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, Samudera Hindia, Samudera Artktik, dan Samudera Antartika. Artikel ini akan membahas mengenai kelima macam samudera tersebut secara lebih detail dan mendalam.



a. Samudra Pasifik
Samudra Pasifik adalah samudra terluas di permukaan bumi. Samudra ini dibatasi oleh Benua Asia dan Australia di barat serta Benua Amerika di timur. Luas Samudra Pasifik adalah 169.200.000 km². Luas ini hampir sama dengan 32% luas muka bumi. Luas Samudra Pasifik lebih besar dari seluruh daratan yang ada. Garis ekuator memisahkan Samudra Pasifik menjadi dua, yaitu Samudra Pasifik Utara dan Samudra Pasifik Selatan.

Kedalaman rata-ratanya adalah 4.280 m dan titik terdalam terdapat di Palung Mariana dengan kedalaman 10.911 m. Samudra Pasifik terdiri atas 25.000 pulau yang sebagian besar terdapat di sebelah selatan ekuator.

Di sepanjang tepi samudra ini terdapat beberapa laut, di antaranya Laut Sulawesi, Laut Koral, Laut Cina Timur, Laut Filipina, Laut Jepang, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Laut Tasman, dan Laut Kuning. Samudra Pasifik dihubungkan dengan Samudra Hindia oleh Selat Malaka di sebelah barat, di sebelah timur dihubungkan dengan Samudra Atlantik oleh Selat Magellan.


Luas Samudera Pasifik
Bahkan luas samudera Pasifik ini lebih luas daripada luas seluruh daratan yang ada di Bumi. Berikut informasi menarik tentang samudera ini:
  • Mempunyai luas sekitar 179,7 juta km² atau sekitar 1/3 dari total luas permukaan Bumi.
  • Memiliki panjang kurang lebih 15.500 km yang diukur dari Laut Bering di Artktik hingga ke batasan es laut Ross di wilayah Antartika selatan.
  • Mempunyai ukuran lebar yang luar biasa hingga mencapai timur ke barat. Lebar yang paling besar di wilayah samudera ini terletak di koordinat 5ᵒ LU, yakni terbentang sekitar 19.800 km dari bagian Indonesia hingga ke pesisir Columbia.
  • Kedalamaan yang dimiliki samudera ini rata- rata adalah 4.280 m. Bahkan, titik terendah di planet Bumi yaitu Palung Mariana juga berada di samudera ini, yakni dengan kedalaman 10.911 m.
  • Secara geografis samudera ini mempunyai batas sebagai berikut: benua Asia dan juga Australia (sebelah barat), Amerika (sebelah timur), Antartika (sebelah selatan), dan Samudera Arktik (sebelah utara).
Banyak negara yang berbatasan dengan samudera ini. Batas sebelah barat samudera ini biasanya disebut- sebut sebagai selat Malaka. Samudera Pasifik ini mempuyai sekitar 25.000 kepulauan dan mayoritas berada di daerah atau wilayah yang tidak dilewati oleh  garis khatulistiwa. Karena adanya garis khatulistiwa tersebut, maka samudera Pasifik ini sering dipisahkan menjadi dua bagian, yakni samudera Pasifik utara dan Samudera Pasifik Selatan.


b. Samudra Hindia
Samudra Hindia merupakan samudra terluas ketiga di dunia. Samudra ini menutupi sekitar 20% permukaan bumi. Samudra Hindia berbatasan dengan Benua Asia di sebelah utara dan Afrika di barat. Di sebelah timur berbatasan dengan Indo-Cina, Kepulauan Sunda, dan Australia. Sementara itu di sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Selatan. Samudra Hindia memiliki luas sekitar 73.556.000 km², termasuk Laut Merah dan Teluk Persia.

Kedalaman rata-ratanya adalah 3.890 m dan titik terdalamya adalah di Palung Jawa dengan kedalaman 7.725 m. Volume air yang ada di Samudra Hindia diperkirakan sekitar 292.131.000 km3. Beberapa negara kepulauan yang ada di Samudra Hindia antara lain Madagaskar, Komoro, Seychelles, Maldives, Mauritius, dan Sri Lanka. Indonesia ada di sebelah timur samudra ini. Samudra Hindia merupakan jalur perhubungan antara Benua Asia dan Afrika. Beberapa sungai yang bermuara di Samudra Hindia adalah Sungai Zambezi, Shatt al-Arab, Indus, Gangga, Brahmaputra, dan Ayeyarwady.


Batas samudera Hindia ini antara lain sebagai berikut:
  • Sebelah selatan adalah benua Asia
  • Sebelah barat adalah Jazirah Arab dan benua Afrika,
  • Sebelah timur adalah Semenanjung Malaya, Pulau Sumatera, Jawa, Kepulauan Sunda Kecil, dan Benua Australia,
  • sebelah selatan adalah benua Antartika.
Samudera Hindia dipisahkan dengan Samudera Atlantik oleh 20ᵒ garis bujur timur, dan dengan Samudera Pasifik oleh 147ᵒ garis bujur timur. ada beberapa negara yang berada di wilayah samudera ini, antara lain adalah Madagaskar, Komoro, Maldives, Sri Lanka, Mauritius, dan Seychelles. Selain itu, samudera ini juga merupakan muara bagi beberapa sungai.


c. Samudra Arktik
Samudra Arktik meliputi wilayah dengan luas sekitar 14.056.000 km² atau sekitar 1,5 kali
Via : jendelapintar.com
luas Amerika Serikat. Panjang garis pantainya sekitar 45.389 km. Samudra Arktik dikelilingi oleh daratan Eurasia, Amerika Utara, Greenland, dan beberapa pulau. Termasuk di dalamnya adalah Teluk Baffin, Laut Barents, Laut Beaufort, Laut Chukchi, Laut Siberia Timur, Laut Greenland, Teluk Hudson, Selat Hudson, Laut Kara, Laut Laptev, Laut Putih, dan perairan lainnya. Samudra Arktik terhubung dengan Samudra Pasifik oleh Selat Bering, sedangkan terhubung dengan Samudra Atlantik oleh Laut Greenland dan Laut Labrador.

Di dasar Samudra Arktik terdapat pematang Lomonosov yang membagi dasar laut basin Kutub Utara menjadi dua, yaitu basin Eurasia dengan kedalaman sekitar 4.000–4.500 m dan basin Amerika (Hyperborean) dengan kedalaman sekitar 4.000 m. Rata-rata kedalaman Samudra Arktik sekitar 1.038 m dan titik terdalamnya sekitar 5.450 di basin Eurasia.

Mengenai keterangan lebih lanjut tentang samudera ini belum ada kesesuaian lebih antara definisi yang ada di seluruh dunia Berikut merupakan fakta mengenai samudera ini:
  • Merupakan samudera yang terbesar nomor empat di dunia
  • Disetujui disebut sebagai samudera oleh Organisasi Hidrogafik International (IHO) pada saat tahun 2000.
  • Samudera Antartika ini mempunyai luas sekitar 20.327.000 km²
  • Sebagian besar wilayahnya didominasi oleh es.
  • Memiliki suhu atau temperatur yang bervariasi. Temperatur yang ada di samudera ini di antara 10 hingga -2ᵒ Celcius.
  • Terdapat perbedaan suhu yang sangat mencolok antara daratan yang berupa es dengan laut lepas. Perbedaan yang sangat mencolok inilah salah satu yang menyebabkan wilayah samudera ini seringkali diterjang oleh badai. Badai yang sering terjadi di wilayah ini adalah jenis badai siklon, dan sering juga merupakan badai yang kuat.
  • Wilayah ini juga mengandung satu wilayah yang sangat ekstrim, yakni wilayah yang disebut-sebut sebagai pemilik kecepatan angin rata- rata paling kuat di Bumi. Wilayah yang seperti ini adalah wilayah yang berada di 40ᵒ lintang selatan hingga ke lingkar Antartika. Ketika musim dingin tiba, maka wilayah samudera ini akan membeku hingga sampai ke 65ᵒ lintang selatan di sektor pasifik, dan juga sampai 55ᵒ lintang selatan.
Di wilayah Atlantik ini temperatur atau suhu permukaan turun hingga dibawah 0ᵒ Celcius. Meskipun sebagian samudera ini ditutupi oleh es, namun masih ada pula tempat yang tidak ditutupi oleh es, yakni di titik pantai benua. Hal seperti ini bisa terjadi karena adanya angin kuat yang berhembus terus menerus dari dalam benua hingga ke arah samudera Antertika tersebut.


d. Samudra Atlantik
Samudra Atlantik merupakan samudra terluas kedua di dunia. Luas samudra ini sekitar 106.400.000 km². Samudra ini menutupi sekitar seperlima permukaan bumi. Samudra Atlantik terhubung oleh seluruh samudra di dunia. Di sebelah utara terhubung dengan Samudra Arktik, di barat daya dengan Samudra Pasifik, di tenggara dengan Samudra Hindia, dan di selatan dengan Samudra Selatan. Rata-rata kedalaman samudra ini adalah 3.926 m.

Titik terdalamnya terletak di palung Puerto Rico dengan kedalaman sekitar 8.605 m. Lebarnya bervariasi dari 2.848 km (antara Brasil dan Liberia) sampai 4.830 km (antara Amerika Serikat dan Afrika Utara). Samudra Atlantik memiliki garis pantai yang tidak beraturan. Hal itu dipengaruhi oleh letak teluk dan laut, meliputi Laut Karibia, Teluk Meksiko, Teluk St. Lawrence, Laut Mediterania, Laut Hitam, Laut Utara, Laut Baltik, dan Laut Norwegia. Pulaupulau yang ada di Samudra Atlantik antara lain Pulau Svalbard, Greenland, Islandia, Rockall, Britania Raya, Irlandia, dan Azores. Untuk mengetahui pulau-pulau lainnya yang terdapat di Samudra Atlantik kamu dapat melihat globe atau peta dunia.

e. Samudra Selatan
Samudra Selatan disebut juga dengan Samudra Antartika. Samudra ini merupakan samudra keempat terluas di dunia dibandingkan samudra lainnya. Luas Samudra Selatan sekitar 20.327.000 km². Kedalaman rata-ratanya sekitar 4.500–5.000 m. Titik terdalam adalah di palung Sandwich Selatan dengan kedalaman sekitar 7.235 m. Dangkalan Benua Antartika umumnya sempit dan lebih dalam, yaitu sekitar 400–800 m dibandingkan kedalaman rata-rata benua lainnya, yaitu sekitar 133 m.

Samudra Selatan sangat berbeda dengan samudra lainnya terutama berhubungan dengan batas wilayahnya. Samudra Selatan terhubung dengan Samudra Atlantik, Hindia, dan Pasifik secara langsung. Suhu air di Samudra Selatan bervariasi antara –2°C sampai 10°C. Pada musim dingin samudra membeku hingga mencapai 65°LS di sekitar Pasifik dan 55°LS di sekitar Atlantik. Selimut es di Antartika akan membesar dari 2,6 juta km2 pada bulan Maret mencapai 18,8 juta km2 pada bulan September.

Fungsi Samudra
Samudra memiliki fungsi yang besar bagi kehidupan. Samudra memiliki peranan yang besar dalam proses siklus hidrologi. Salah satu komponen siklus hidrologi adalah evaporasi. Evaporasi terbesar berasal dari samudra. Ketersediaan air tawar di bumi ini sangat dipengaruhi oleh samudra. Samudra merupakan penghubung antara daratan yang satu dengan lainnya. Sebagai jalur pelayaran samudra sangat berperan penting dalam bidang ekonomi. Arus barang dan jasa dapat dilakukan melalui jalur laut. Di dalam laut maupun samudra terdapat sumber bahan tambang yang sangat besar nilainya dan dibutuhkan oleh orang banyak, yaitu minyak bumi. Minyak bumi banyak yang ditambang di daerah lepas pantai.

Samudra memiliki kandungan berbagai jenis flora dan fauna yang jumlahnya tidak terkira. Dari dahulu hingga sekarang samudra merupakan sumber penghidupan bagi banyak orang. Ikan laut merupakan sumber makanan dan penghasilan bagi para nelayan. Di daerah pantai dikembangkan budi daya rumput laut yang menjadi mata pencaharian utama bagi penduduk di sekitarnya. Budi daya pertanian laut lainnya adalah budi daya kerang dan mutiara. Keindahan laut merupakan potensi alam yang dikembangkan sebagai objek wisata. Keindahan panorama pantai senantiasa menarik perhatian orang untuk mengunjunginya. Selain itu, panorama daalam laut juga menjadi objek wisata tersendiri bagi banyak orang. Keindahan panorama dasar laut ini banyak dikembangkan di berbagai negara.



Penelusuran yang terkait dengan Samudra-Samudra di Dunia

  • 7 samudra di dunia
  • karakteristik samudra antartika
  • batas samudra pasifik
  • luas samudra hindia
  • luas samudra pasifik
  • samudra terluas di dunia
  • benua dan samudra
  • ciri ciri samudra pasifik

0 Response to "Mengetahui Samudra-Samudra di Dunia Lengkap"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel