Rantai Makanan dan Peran Makhluk Hidup Lengkap
Sunday, 7 October 2018
Add Comment
kampungilmu.web.id - Rantai makanan adalah hubungan atau peristiwa makan dan dimakan antar
makhluk hidup di alam lingkungannya berdasarkan urutan tertentu. Dalam
rantai makanan ada makhluk hidup yang berperan sebagai produsen dan
konsumen. Tunbuhan atau bagian tumbuhan yang merupakan sumber makanan
disebut produsen. Makhluk hidup yang mendapatkan makanan dari produsen
atau makhluk hdup lainya disebut konsumen. Kondumen yang mendapatkan
makanan langsung dari produsen (tumbuhan) disebut konsumen tingkat I
(konsumen I). Konsumen yang mendapatkan makanan dari konsumen I disebut
konsumen tingkat II (konsumen II). Konsumen yang mendapatkan makanan
dari konsumen II dsebut konsumen tingkat III (konsumen III dan
seterusnya.
Rantai makanan selalu diawali dengan tumbuhan. Tumbuhan dapat mengubah air menjadi karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari(fotosintesis) dan menyimpannya menjadi makanan cadangan.
Rantai makanan selalu diawali dengan tumbuhan. Tumbuhan dapat mengubah air menjadi karbohidrat dengan bantuan cahaya matahari(fotosintesis) dan menyimpannya menjadi makanan cadangan.

Perhatikan rantai makanan yang terjadi di ekosistem sawah di samping. Berdasarkan rantai makanan tersebut padi berperan sebagai produsen, tikus berperan sebagai konsumen I, ular berperan sebagai konsumen II, dan elang berperan sebagai konsumen III.
Dari rantai makanan tersebut dapat kita gambarkan peristiwa yang akan terjadi jika salah satu komponen dalam rantai makanan tersebut tidak ada atau hilang. Misalkan pada rantai makanan di atas konsumen I (tikus) tidak ada atau hilang, maka konsumen II (ular) akan terganggu keseimbangannya karena tidak mendapatkan makanan. Sebaliknya produsen (padi) akan melimpah karena tidak ada yang memakannya.
Siklus dalam rantai makanan dapat berjalan seimbang apabila semua komponen tersedia. Apabila salah satu komponen, misalnya konsumen I tidak ada, maka akan terjadi ketimpangan dalam urutan makan dan dimakan dalam rantai makanan tersebut. Agar rantai makanan dapat berjalan terus menerut maka jumlah produsen harus lebih banyak daripada konsumen I. Jumlah konsumen I harus lebih banyak daripada jumlah konsumen II dan seterusnya. Kumpulan dari beberapa rantai makanan akan membentuk jaring-jaring makanan.
Perhatikan ekosistem kebun pada gambar di samping. Pada ekosistem kebun
terdapat rantai makanan sebagai berikut : pohon tomat berperan sebagai
produsen, ulat berperan sebagai konsumen I, ayam berperan sebagai
konsumen II, musang berperan sebagai konsumen III, dan ular berperan
sebagai konsumen IV. Apabila dalam rantai makanan tersebut konsumen II
(ayam) hilang atau tidak ada, maka yang terjadi adalah konsumen III
(musang) akan terganggu keseimbangannya karena tidak mendapatkan
makanan, sedangkan konsumen I (ulat) akan bertambah banyak karena tidak
ada pemangsanya.
Ada satu komponen yang berperan sangat besar dalam rantai makanan yaitu pengurai. Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan kembali zat-zat yang semula terdapat pada tumbuhan maupun hewan yang telah mati. Hasil penguraian tersebut dapat membantu proses penyuburan tanah. Contoh pengurai adalah bakteri dan jamur.
Ada satu komponen yang berperan sangat besar dalam rantai makanan yaitu pengurai. Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan kembali zat-zat yang semula terdapat pada tumbuhan maupun hewan yang telah mati. Hasil penguraian tersebut dapat membantu proses penyuburan tanah. Contoh pengurai adalah bakteri dan jamur.
0 Response to "Rantai Makanan dan Peran Makhluk Hidup Lengkap"
Post a Comment