Pengertian Perubahan Wujud Zat Beserta Contohnya Lengkap

Perubahan Wujud Zat – Proses perubahan wujud zat adalah perubahan tekanan atau suhu (termodinamika) dari wujud benda tertentu ke bentuk wujud zat yang lain. Misalnya dari padat ke cair, dari cair ke gas, dari gas ke padat, dari cair ke padat, dari padat ke gas, atau gas ke cair. Adapun wujud zat itu sendiri adalah kondisi berbeda yang diperoleh dari macam-macam tahapan materi yang berlainan. Jika kita melihat historinya, pembedaan wujud benda/zat ini berdasarkan pada perbedaan kualitatif dalam sifat dengan keadaan padatan zat yang berusaha untuk mempertahankan bentuk dan volume. Sebagai contoh dalam wujud cairan, zat akan mempertahankan volume namun dengan penyesuaian terhadap bentuk dari wadah tempat penampungannya. Berbeda dengan wujud zat gas yang bersifat mengembang untuk dapat menempati volume apa pun yang ada.

Perubahan yang terjadi pada wujud zat dapat terjadi karena adanya peristiwa menerima dan melepaskan panas (kalor). Wujud zat akan mengalami perubahan jika atom atau senyawa penyusun zat tersebut mencapai nilai titik rubahnya. Umumnya nilai titik rubah ini bersifat kuantitatif dengan satuan suhu pada angka-angka. Coba kita ambil contoh air; Air akan menjadi gas (menguap) jika mencapai titik didih 100 derajat celcius dan akan menjadi padat (membeku) jika turun di bawah 0 derajat celcius.
Di samping hal tersebut, wujud zat ini juga bisa diartikan dengan memakai konsep fase transisi. Sebuah fase transisi merupakan tanda bahwa perubahan struktur terjadi sehingga bisa dikenali dari perubahan yang secara signifikan jika dilihat dari berubahnya sifat wujud zat semula.

Wujud Zat Beserta Contohnya

Wujud benda atau zat dapat dikategorikan menjadi 3 jenis sebagai berikut:
  1. Benda / Zat Cair
    Misalnya: air, minyak goreng, bensin, solar, minyak tanah dan lain-lain.
    Sifat zat cair ini adalah:
    – Mengalir ke tempat yang lebih rendah.
    – Menekan ke segala arah.
    – Bentuk permukaan benda cair selalu datar dan tenang.
    – Bentuk tidak tetap karena berubah mengikuti bentuk wadah penampungnya.
    – dan bersifat kaliper/kapilaritas atau sifat yang mampu membuat benda cari bisa meresap melalui celah-celah kecil.
  2. Benda / Zat Gas
    Misalnya: Udara dan lain-lain
    Zat gas tidak dapat dilihat dengan kasat mata namun bisa dirasakan kehadirannya. Sifat zat gas ini adalah:
    – Bentuk selalu berubah menyesuaikan bentuk wadah atau ruangan di mana ia berada.
    – Benda gas menekan ke segala arah.
  3. Benda / Zat Padat
    Misalnya: Besi, es batu, tembaga, emas dan lain-lain.
    Sifat yang dimiliki oleh zat padat adalah:
    – Memiliki bentuk tetap.
    – Akan mencair jika dipanaskan pada temperatur tertentu tertentu.

Perubahan Wujud Benda / Zat

Dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau Fisika, bentuk wujud atau zat dapat berubah. Berikut ini contoh perubahan wujud zat:


Perubahan Wujud Zat A. Menguap
Menguap adalah peristiwa perubahan zat cair menjadi gas. Terdapat 4 cara untuk mempercepat terjadinya penguapan, yaitu: Memanaskan, Memperluas permukaan, Meniup udara di atas permukaan, dan menguranig tekanan di atas permukaan. Prinsip penguapan ini kemudian dipakai sebagai dasar untuk membuat AC dan Kulkas.

Contohnya air yang direbus jika dibiarkan lama-kelamaan akan habis, bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama-lama juga akan habis berubah menjadi gas.

B. Membeku
Membeku ialah peristiwa perubahan zat cair menjadi padat, karena adanya pendinginan. Es adalah bentuk atau wujud dari air dalam bentuk padat. Air dapat membeku apabila mengalami penurunan suhu yang sangat dingin.
Perubahan Wujud Zat
Misalnya air dimasukkan dalam freezer akan menjadi es batu, lilin cair yang didinginkan.

C. Mencair
Mencair merupakan peristiwa perubahan zat padat menjadi cair, hal ini  karena adanya kenaikan suhu (panas).
Perubahan Wujud Zat
Contoh perubahan Zat Padat Menjadi Zat Cair misalnya es dalam sirup lama-lama berubah menjadi air. Juga mentega yang dipanaskan di wajan berubah menjadi minyak. Peristiwa mencair yang lain yaitu pada batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan, dan lain-lain.

D. Mengkristal
Mengkristal dalam peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi padat ataupun sebaliknya.
Untuk membedakannya, kamu bisa menggunakan istilah melenyap dan mengkristal. Melenyap adalah peristiwa perubahan wujud padat menjadi gas. Mengkristal adalah peristiwa perubahanwujud gas menjadi padat.
Perubahan Wujud Zat
Contohnya adalah kapur barus atau pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.

E. Mengembun
Mengembun suatu peristiwa perubahan benda gas menjadi air yang merupakan kebalikan dari menguap. Secara sederhana, dapat kita lihat minuman dingin seperti es teh. Kalau kita amati dengan seksama, permukaan luar dari wadah minuan es tersebut menjadi basah. Mengapa? Karena uap air dalam udara yang menyentuh gelas mengembun. Hal ini disebabkan suhu gelas lebih rendah dari pada suhu uap air di sekitar gelas.
Perubahan Wujud Zat
Contoh mengembun yang lain adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput di lapangan pada pagi hari menjadi basah walaupun malam harinya tidak hujan.

F. Menyublim
Menyublim merupakan suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi gas atau sebaliknya.
Perubahan Wujud Zat
Contoh menyublim yaitu pada kapur barus (kamper) yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis.


0 Response to "Pengertian Perubahan Wujud Zat Beserta Contohnya Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel