Sunday, 7 October 2018

Pengukuran Satuan Waktu Lengka Beserta Penjelasannya

kampungilmu.web.id - Pengukuran Satuan Waktu. Dalam kegiatan sehari-hari banyak sekali kegiatan yang berhubungan dengan waktu. Misalnya saja waktu belajar di sekolah dimulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 12.15. Satuan pengukuran waktu secara umum terdiri dari detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, dan tahun. Namun satuan waktu dalam matematika masih banyak yang lainnya. Untuk dapat menghitung berapa waktu yang dibutuhkan untuk suatu kegiatan dibutuhkan pengetahuan mengenai hubungan anatr satuan waktu.

Sebelum melakukan pengukuran satuan waktu ada baiknya terlebih dahulu mengenal istilah-istilah yang ada dalam satuan waktu. Banyak sekali istilah yang digunakan untuk satuan waktu, diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Milenium, Milenium adalah bilangan untuk tiap jangka waktu seribu tahun dalam kalender. Tahun 2000 disebut sebagai awal dari alaf baru dalam memasuki alaf ketiga (tahun 2000 sampai tahun 2999).
  • Abad, Abad adalah sebutan untuk jangka waktu seratus tahun. Satu abad bersamaan dengan sepuluh dekade. Abad ini, abad ke-21, bermula pada tahun 2001 hingga tahun 2100.
  • Dasawarsa ( dasa artinya sepuluh (jawa) warsa artinya tahun), Dasawarsa atau dekade adalah unit waktu yang terdiri dari 10 tahun. Umumnya, satu dasawarsa dimulai pada tahun yang berakhir dengan angka 0, dan berakhir pada tahun yang berakhir dengan angka 9. Contoh: dasawarsa 80-an, dimulai dari tahun 1980 sampai 1989
  • Windu = 8 tahun, Windu adalah istilah untuk selang waktu selama 8 tahun
  • Lustrum adalah istilah untuk selang waktu 5 tahun
  • 1 tahun = 12 bulan = 52 minggu = 365 hari
  • 1 bulan = 28 – 31 hari
  • 1 minggu = 7 hari
  • 1 hari = 24 jam
  • 1 tahun = 4 triwulan
  • 1 tahun = 3 caturwulan
  • Tahun kabisat, Tahun Kabisat (Bahasa Inggris: Leap Year) adalah sebuah Tahun Syamsiah di mana pada tahun tersebut jumlah hari tidak terdiri dari 365 hari tetapi 366 hari. Satu tahun syamsiah tidak secara persis terdiri dari 365 hari, tetapi 365 hari 5 jam 48 menit 45,1814 detik. Jika hal ini tidak dihiraukan, maka setiap 4 tahun akan kekurangan hampir 1 hari (tepatnya 23 jam 15 menit 0,7256 detik).Maka untuk mengkompensasi hal ini, setiap 4 tahun sekali (tahun yang bisa dibagi 4), diberi 1 hari ekstra: 29 Februari. Tetapi karena 5 jam 48 menit 45,1814 detik kurang dari 6 jam, maka tahun-tahun yang bisa dibagi 100 (seperti tahun 1900), bukan tahun kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400 (seperti tahun 2000).

Baca Juga:

Menentukan Bagian Diagram Lingkaran ( Belajar Matematika )





Satuan Waktu
Mengubah ke satuan yang lebih kecil
1. 5 milinium = 5 × 10 abad = 50 abad
2. 7 dasawarsa = 7 × 10 tahun = 70 tahun
3. 10 lustrum = (10 × 5) tahun = 50 × 12 bulan = 600 bulan
4. 5.000 tahun =5 000/100 = 50 abad
5. 48 tahun =48/8 windu = 6 windu
6. 64 minggu =64/4 bulan = 16 bulan

Operasi Hitung Satuan Waktu
a. 3 milenium + 5 abad – 100 windu = ... tahun.
3 milenium = 3 × 1.000 = 3.000 tahun
5 abad = 5 × 100 = 500 tahun
100 windu = 100 × 8 = 800 tahun
Jadi, 3 milenium + 5 abad – 100 windu = 3.000 + 500 – 800 tahun = 2.700 tahun

b. 10 windu – 48 bulan – 104 minggu = ... tahun
10 windu = 10 × 8 = 80 tahun
48 bulan = 48/12 = 4 tahun
104 minggu =104/52 = 2 tahun
Jadi, 10 windu – 48 bulan – 104 minggu = 80 – 4 – 2 tahun = 74 tahun.

Hubungan jam, menit, dan detik
  • 1 hari = 24 jam
  • 1 jam = 60 menit = 3.600 detik
  • ¼ Jam = 15 menit = 900 detik
  • ½ Jam = 30 menit = 1.800 detik
  • ¾ Jam = 45 menit = 2.700 detik
  • 1 menit = 60 detik

Contoh:
a. 2 hari = 2 × 24 jam = 48 jam
b. 120 detik =120/60 menit = 2 menit
c. 240 menit = 240/60 jam = 4 jam


Operasi hitung jam, menit, dan detik
Operasi hitung jam menit dan detik harus memperhatikan bahwa 1 jam =60 menit, 1 menit = 60 detik. Artinya apabila meminjam satu menit berarti menjadi ditambah 60 detik. Misal 72 detik berarti 60 detik + 12 detik atau 1 menit 12 detik.
Contoh:

1) 10 jam 46 menit 41 detik
08 jam 32 menit 15 detik
–––––––––––––––––––––– +
.... jam .... menit .... detik

10 jam 46 menit 41 detik
08 jam 32 menit 15 detik
–––––––––––––––––––––– +
18 jam 78 menit 56 detik

Bentuk terakhir dapat kita tulis:
18 jam 78 menit 56 detik = 18 jam + (1 jam + 18 menit) + 56 detik
= 19 jam + 18 menit + 56 detik

2) 09 jam 43 menit 20 detik
05 jam 23 menit 50 detik
–––––––––––––––––––––– –
.... jam .... menit ....detik

20 detik tidak bisa dikurangi dengan 50 detik, maka kita pinjam 1 menit = 60
detik dari satuan menit, maka:
09 jam 42 menit 80 detik
05 jam 23 menit 50 detik
–––––––––––––––––––––– –
04 jam 19 menit 30 detik

7 jam 16 menit 7 detik
1 jam 49 menit 35 detik
–––––––––––––––––––––– +
8 jam 65 menit  7 detik
9 jam 5 menit 7 detik
Karena 65 menit = 60 menit + 5 menit= 1 jam 5 menit maka :
8 jam 65 menit  7 detik ditulis 9 jam 5 menit 7 detik.

Related Posts

Pengukuran Satuan Waktu Lengka Beserta Penjelasannya
4/ 5
Oleh